Saninten 16

Afina Iskandar
Chapter #2

2

Delapan bulan kemudian.

Terjadi kebakaran hebat dan api melahap habis rumah di Jalan Saninten nomor 16. Tidak ada yang tersisa kecuali sebuah sumur tua yang berada di bangunan paling belakang. Orang-orang yang tinggal di dalamnya pun hilang secara misterius. Ketika para petugas pemadam kebakaran mencoba memadamkan api, mereka tidak menemukan satu orang pun di dalamnya. Bahkan bekas tulang belulang atau sisa tubuh korban pun nihil. Saat para penyelidik mulai mewawancarai para tetangga satu per satu, jawabannya sungguh membingungkan. Pada intinya, para warga sekitar tidak pernah benar-benar bertemu dengan para penghuni Saninten 16. Rumah itu seperti bangunan mati. Lampunya hampir tidak pernah menyala dan tak ada pergerakan yang terdeteksi dari dalam. Justru reaksi orang-orang sekitar heran ketika ditanya.

“Bukannya rumah itu selalu kosong?”

“Sudah lama dianggap rumah angker.”

Lihat selengkapnya