Santri Pinggiran

Oleh: Dedy Prasetya Putra

Blurb

SANTRI PINGGIRAN

Raka tak pernah memilih pesantren. Ia dikirim ayahnya setelah kecanduan gawai membuat sekolahnya berantakan. Tiga tahun tanpa ponsel terasa seperti hukuman.

Namun di balik tembok pesantren, Raka menemukan sesuatu yang tak pernah ia cari: persahabatan, silat, keberanian berpikir, dan makna iman yang tak sekadar hafalan.

Sampai sebuah video latihan silat diam-diam direkam dan viral. Pesantren dituduh penuh kekerasan. Raka yang ada di dalam video, ikut terseret dalam fitnah.

Di tengah tekanan, kecurigaan, rahasia, dan ancaman pesantren ditutup, Raka harus memilih: melarikan diri seperti dulu, atau mencari kebenaran meski harus berhadapan dengan orang-orang yang selama ini ia percaya.

Sebab menjadi santri bukan hanya belajar tunduk.

Kadang, menjadi santri berarti berani bertanya, lalu bertanggung jawab atas jawaban yang ditemukan.

Lihat selengkapnya