SANTRI PINGGIRAN

Prasetya
Chapter #8

BAB 8 LOMBA PIDATO

BAB 8

LOMBA PIDATO

 

Beberapa minggu setelah ujian tengah semester, papan pengumuman sekolah ditempeli poster baru: Lomba Pidato Tiga Bahasa (Arab, Inggris, Indonesia) antar-pesantren se-Kabupaten Tulungagung, akan diadakan di pesantren lain di Kecamatan Ngunut, sekitar setengah jam perjalanan dari Desa Tapan.

"Bang, coba ikutan deh," usul Fajar, menunjuk poster itu dengan semangat menular. "Lu kan jago ngomong, apalagi kalau udah mulai berapi-api soal sesuatu yang lu yakini."

"Aku? Bahasa Arabku masih belepotan, Jar," Raka menggeleng. "Baru bisa baca kitab gundul aja udah untung."

"Kategori Bahasa Indonesia juga ada, bang. Lu nggak perlu Bahasa Arab."

Setelah didorong-dorong Fajar dan Doni, akhirnya Raka mendaftar kategori pidato Bahasa Indonesia, dengan tema bebas seputar akhlak dan kehidupan modern, tema yang tanpa dia sadari, akan menjadi latihan pertama baginya menyampaikan gagasan di depan umum, jauh sebelum dia menyadari bakat itu akan berguna lebih besar lagi bertahun-tahun kemudian.

***

 

Persiapan berlangsung dua minggu, dibimbing langsung oleh Ustaz Arif yang ternyata dulu semasa mondok juga pernah jadi juara pidato tingkat provinsi.

Lihat selengkapnya