SANTRI PINGGIRAN

Prasetya
Chapter #15

BAB 15 PERSIAPAN PORSENI

BAB 15

PERSIAPAN PORSENI

 

Di tengah kesibukannya diam-diam menyelidiki jejak akun rahasia, kehidupan pesantren tetap berjalan seperti biasa, termasuk persiapan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) antar pesantren tingkat kabupaten yang akan diadakan dua bulan lagi, salah satu ajang paling ditunggu karena mempertemukan puluhan pesantren se-Tulungagung dalam berbagai cabang: silat, futsal, kaligrafi, dan tilawah.

Kang Burhan, meski masih dalam status observasi menyusul insiden video, tetap diizinkan melatih tim silat untuk persiapan Porseni, keputusan yang diambil Pak Kiai sendiri sebagai bentuk kepercayaan di tengah proses investigasi yang berjalan.

"Tahun ini kita harus rebut juara umum lagi," kata Kang Burhan di depan tim inti yang terdiri dari beberapa santri senior, termasuk Raka yang meski masih tergolong baru, sudah menunjukkan perkembangan pesat.

Latihan diintensifkan menjadi dua kali sehari, pagi sebelum sekolah dan sore seperti biasa. Raka, La Ode, dan beberapa santri lain berlatih dengan disiplin lebih ketat, kadang sampai kelelahan luar biasa, otot-otot yang belum terbiasa terasa nyeri di pagi hari.

"Kau kenapa, Raka? Kelihatan capek banget," tanya La Ode suatu pagi, mendapati Raka tertatih-tatih bangun dari ranjangnya.

"Badan rasanya kayak abis ditabrak truk, La. Tapi anehnya, aku malah suka rasa capek kayak gini." Raka menyeringai menahan nyeri di pahanya. "Beda sama capek gara-gara begadang main game dulu."

***

Lihat selengkapnya