SANTRI PINGGIRAN

Prasetya
Chapter #17

BAB 17 LIPUTAN MADING

BAB 17

LIPUTAN MADING

 

Dua hari setelah kemenangan Porseni, kehebohan di pesantren belum juga reda. Foto-foto pertandingan yang diambil salah satu ustadz menggunakan kamera pesantren mulai dicetak dan dipajang di berbagai sudut, termasuk di papan mading yang biasa diisi karya tim literasi santriwati.

Raka, yang kebetulan lewat blok tengah sore itu, terkejut mendapati sebuah artikel liputan lengkap tentang kemenangan tim silat sudah terpajang rapi, lengkap dengan foto-foto pertandingan dan wawancara singkat beberapa atlet, ditulis dengan gaya yang khas, detail namun tetap mengalir enak dibaca.

Di pojok kanan bawah artikel itu, tertulis nama penulisnya: Aisyah.

Raka membaca artikel itu dua kali, terkesan dengan bagaimana Aisyah berhasil menangkap detail-detail kecil yang bahkan tidak dia perhatikan sendiri saat pertandingan, ketegangan di ronde pertama final, ekspresi Kang Burhan yang menahan napas di pinggir matras, sorak-sorai rombongan yang menggema di GOR.

"Kapan dia sempat wawancara?" gumam Raka pada dirinya sendiri.

"Tim mading dapat izin khusus buat liputan acara resmi kayak Porseni, bang," jawab Doni yang kebetulan lewat dan mendengar gumaman itu. "Mereka nggak ikut nonton langsung sih, tapi dapat laporan dan foto dari ustadz pendamping, terus diolah jadi artikel."

Lihat selengkapnya