SANTRI PINGGIRAN

Prasetya
Chapter #30

BAB 30 MALAM TERAKHIR

BAB 30

MALAM TERAKHIR

 

Malam sebelum wisuda, Raka tidak bisa tidur ,bukan karena gelisah seperti malam pertamanya tiga tahun lalu, tapi karena dia ingin menghabiskan setiap detik terakhir yang tersisa di tempat yang telah menjadi rumah keduanya.

Dia berjalan sendirian mengelilingi kompleks pesantren yang sudah sepi, menyusuri setiap sudut yang menyimpan kenangan, lapangan silat tempat dia pertama kali belajar kuda-kuda dengan oleng, perpustakaan tempat dia pertama kali menemukan Rizal ketakutan, gudang tua di belakang dapur yang jadi saksi bisu malam-malam penuh ketegangan mencari kebenaran.

Sampai di serambi masjid, dia mendapati Kang Burhan sudah duduk di sana, seolah menunggunya.

"Nggak bisa tidur, Kang?" tanya Raka, duduk di sebelahnya.

"Selalu susah tidur pas malam sebelum wisuda santri-santri yang aku latih dari awal," Kang Burhan tersenyum, pandangannya menerawang ke arah lapangan silat yang gelap. "Rasanya kayak ngelepas anak sendiri."

Lihat selengkapnya