Blurb
Sepuluh tahun lalu, Soraya memilih pergi tanpa menoleh ke belakang—meninggalkan segalanya, termasuk semua orang yang pernah ia sebut rumah.
Kini, tanpa rencana dan tanpa pilihan, ia kembali.
Bukan ke masa lalu, tapi ke sebuah rumah yang seharusnya tak lagi ia datangi.
Satu atap.
Satu masa lalu yang belum selesai.
Dan satu kenyataan yang tak pernah ia bayangkan—
bahwa pria yang ia hindari selama ini. . . masih ada di sana.
Namun yang tak ia duga, bukan hanya masa lalu yang menunggunya.
Ada seseorang yang baru. Seseorang yang tak seharusnya masuk ke dalam hidupnya—
tapi justru perlahan mengubah arah langkahnya.
Di bawah atap yang sama,
Soraya dihadapkan pada dua arah yang tak mungkin ia tempuh bersamaan.
Kembali. . . atau benar-benar pergi untuk terakhir kalinya?