Blurb
Pagi itu langit terlihat begitu cerah. Cahaya matahari perlahan menembus celah-celah pepohonan di sepanjang jalan. Udara masih terasa sejuk, sementara suara kendaraan mulai terdengar memenuhi jalanan.
Di sebuah kota kecil yang sederhana, seorang gadis bernama Evi Syafitri sedang berjalan sendirian menuju sebuah toko tempat ia bekerja.
Evi adalah perempuan sederhana yang memiliki senyum manis dan hati yang lembut. Ia tidak pernah merasa dirinya istimewa. Baginya, hidup adalah tentang bekerja keras, menjaga keluarga, dan berusaha menjadi manusia yang berguna.
Sejak kecil, Evi sudah terbiasa dengan kehidupan yang tidak mudah.
Ia memahami bahwa kebahagiaan tidak selalu datang dari banyaknya uang. Kadang-kadang kebahagiaan justru hadir dari hal-hal sederhana: makan bersama keluarga, mendengar tawa orang tua, atau mendapatkan kabar dari seseorang yang kita sayangi.
Namun, ada satu hal yang belum pernah Evi rasakan.
Cinta.
Bukan karena tidak ada laki-laki yang mendekatinya, tetapi Evi selalu berhati-hati. Ia tidak ingin memberikan hatinya kepada seseorang yang hanya datang untuk sementara.
Dalam hati kecilnya, Evi selalu berkata,