Blurb
"Apa arti Ibu bagimu?"
"Segalanya. Hidupku," jawab Putri saat berada dalam pelukan ibunya.
Ibunya lalu tersenyum.
"Benarkah? Ah, itu adalah jawaban paling manis dan membanggakan," balas ibunya semakin mempererat pelukannya.
"Tunggu saja, Putri akan buat Ibu bahagia. Keluar dari rumah kecil ini. Hidup nyaman tanpa harus mengkhawatirkan apa pun."
"Leganya, ternyata anak Ibu tumbuh dengan sangat baik. Tapi satu hal yang tidak boleh kau lupakan, kebahagiaanmu. Kau harus bahagia. Jangan selalu memikirkan kebahagiaan Ibu. Mengerti?"
"Hm... Putri mengerti."
Putri melepaskan pelukannya. Menggenggam tangan ibunya, lalu menatapnya dan tersenyum.
"Ibu harus tahu, kebahagiaan Ibu adalah kebahagiaan juga bagiku. Jadi saat Putri berusaha membahagiakan Ibu, itu sama saja seperti Putri sedang membahagiakan diri putri sendiri. Jadi Ibu tidak perlu khawatir."
Mendengar kalimat itu air mata menggenang di pelupuk mata ibunya. Ibunya yang terharu langsung mendekapnya dengan sangat erat. Kebahagiaan membuncah di hatinya.