Jakarta, 2008
Gudang itu tidak memiliki papan nama.
Truk keluar masuk tanpa tergesa. Lampu-lampu menyala stabil, tidak ada teriakan, tidak ada senjata yang dipamerkan. Para pekerja mengenakan rompi dan sepatu keselamatan. Dokumen diperiksa. Cap basah diturunkan. Barang dipindahkan dengan rapi.
Forklift bergerak perlahan. Seorang pria berdiri di tengah lantai gudang, tidak memberi perintah keras. Ia hanya berjalan dari satu titik ke titik lain. Setiap orang yang berpapasan dengannya menunduk tipis.
Di gudang itu, semua berjalan terlalu rapi untuk disebut kriminal. Hanya distribusi yang lancar. Di luar, truk terakhir melaju keluar gerbang. Gerbang besi ditutup perlahan, tanpa suara dentang yang kasar.
Dan wilayah yang perlahan-lahan tidak lagi membutuhkan siapa pun di luar dirinya.
Di tempat lain, ruang kantor kecil di lantai dua belas, seseorang menutup map laporan dan menatap ke luar jendela kaca buram.
"Wilayah barat?" tanya suara lain di belakangnya.
"Stabil."
"Distribusi?"