Satya dan Bunga

Saipul449
Chapter #2

Tawa & Canda #2


Bab 2: Tawa dan Canda

Pagi itu, suasana rumah terasa hangat seperti biasanya. Sepasang suami istri muda itu tampak begitu kompak menjalani rutinitas rumah tangga mereka. Satya dan Melisa saling membantu menyelesaikan pekerjaan di rumah sambil sesekali bercanda yang membuat suasana dipenuhi kehangatan.

Tiba-tiba, ponsel milik Satya yang tergeletak di atas meja ruang tamu berdering cukup nyaring. Suaranya seketika membangunkan salah satu anak kembar mereka, Rama. Tangis bayi itu pun pecah memenuhi ruangan.

Sontak, Melisa segera menghampiri sang anak dan menggendongnya dengan lembut. Sementara itu, saudara kembarnya, Sinta, masih tertidur pulas di dalam buaian.

“Mas, itu telepon kamu. Coba lihat, dari siapa?” ucap Melisa sambil menenangkan Rama di pelukannya.

“Iya, Dik,” jawab Satya pelan.

Satya melangkah mendekat, mengusap lembut kepala kecil Rama hingga tangis bayi itu perlahan mereda. Ia kemudian mengambil ponselnya dan melihat layar yang menyala. Ternyata panggilan itu berasal dari kantor tempatnya bekerja. Tanpa berpikir lama, ia langsung menekan tombol hijau.

“Halo, iya Pak?” sahut Satya dengan sopan.

Terdengar suara tawa kecil dari seberang telepon.

Lihat selengkapnya