Blurb
Bagi Sada dan Yana, cicilan KPR rumah baru dan drama politik kantor sudah cukup membuat hidup mereka seperti di neraka. Namun, siksaan yang sesungguhnya baru saja dimulai ketika anak tunggal mereka, Azka, tidak sengaja memanggil sesosok setan lewat buku mantra misterius.
Setan itu, Azazul, ternyata bukan sosok yang menakutkan, melainkan setan muda pengangguran yang selalu gagal saat wawancara kerja. Harapan terakhirnya adalah kontrak perjanjian gaib dengan Azka. Sayangnya, Azka justru meminta hal mustahil. . . seorang kakak laki-laki.
Terbentur oleh klausul hukum gaib yang mengancam hak hidup anak mereka, Sada (sebagai analis risiko asuransi) dan Yana (sebagai staf administrasi Kantor Catatan Sipil) terpaksa mengambil keputusan darurat. Mereka melakukan amandemen kontrak gaib dan mempekerjakan sang setan sebagai Staf Pengasuh Gratisan untuk Azka.
Namun, saat rumah minimalis milik Sada dan Yana diserbu oleh saudara-saudara kandung mereka yang parasit dan manipulatif, muncul dilema yang paling absurd:
"Lebih baik hidup dengan setan yang seperti saudara, atau saudara yang seperti setan?"