Scream on Screen

Annisa Fitrianti
Chapter #2

Flashdisk

Setelah semalaman suntuk dirinya merasa sangat gelisah, kesal dan kecewa karena Nealson tiba tiba saja muncul kembali di kehidupannya serta memberikan penawaran tidak masuk akal. Pagi ini Jennie justru kembali di kejutkan akan keberadaan ibunya tepat di depan pintu hanok/rumah kediamannya. 

"Kita harus bicara" ujar Song hye kyo, ibu sambung Jennie sambil berjalan masuk tanpa permisi dan melepas kacamata hitam yang bertengger di hidungnya. 

"Aku tidak mengundang tamu untuk datang kesini" tutur Jennie memberi peringatan dan masih berdiri di dekat pintu. 

"Jen. Jangan seperti itu kepada ibu kamu" Peringat Nealson yang kini berada di sebelah Jennie dan menatap lekat wanita yang sudah dia anggap seperti adik. 

"Biarkan, Neal. Lagi pula aku kesini karena masih berbaik hati padanya" ungkap sang ibu seraya melihat Jennie dengan perasaan rindu yang tertahan. 

"Setelah 2 tahun. Kenapa baru sekarang?" Tanya Jennie dengan raut wajah berubah sendu seraya menatap sang ibu juga Nealson secara bergantian. 

"Bisakah kita duduk dan bicarakan semua kesalah pahaman ini secara baik-baik dan dengan pikiran yang dingin" pinta Song hye kyo kepada Jennie seraya menepuk bangku disebelahnya. 

Melangkah lebih dekat sesuai permintaan sang ibu, Jennie kemudian mengambil jarak duduk di hadapan sang ibu daripada di sebelahnya. 

Sedangkan Nealson, terduduk disisi kanan Song hye kyo yang juga berhadapan langsung dengan Jennie. Membuat Jennie mau tidak mau menatap Pria itu yang kini lebih berisi dari pada dua tahun yang lalu. 

Dua orang dihadapannya ini adalah dua orang yang sangat Jennie cintai tepat dua tahun yang lalu, akan tetapi ketidak perdulian mereka membuat Jennie kini begitu sangat membenci keduanya. 

Jennie sendiri merupakan anak terakhir dari tiga saudara sambung. Kakak pertamanya bernama Kim namjoon, sedangkan kakak keduanya bernama Kim Yoon Gi dan kakak ketiganya bernama Kim ji won. Ketiga kakak sambungnya mengurus perusahaan keluarga yang ada di luar negeri, yaitu Monaco, Italia dan Paris.

Dan seharusnya induk perusahaan utama yang ada di Korea ini menjadi milik Jennie tepat 2 tahun lalu kalau saja Jennie mau menuruti permintaan sang ayah untuk menikah dengan Nealson dan meninggalkan anugerah bakat keartisan yang Jennie miliki. 

"Dengar Cece. Dua tahun ini kamu tidak lepas dari pengawasan eomma dan appa. Kami tau di agensi mana kamu bekerja, dimana kamu tinggal, dan dengan siapa kamu berhubungan.."

"Dan eomma juga sudah membuat kesepakatan dengan appa kamu kemarin, bahwa kamu bebas memilih pilihan yang kami tawarkan. Antara pilihan eomma atau appa kamu" ujar Song hye kyo memberikan penjelasan seraya menatap Jennie lekat. 

"Aku punya pilihan untuk hidupku sendiri" tepis Jennie seketika lantas menolak pilihan yang diberikan sang ibu. 

"Cece, tolong jangan keras kepala. Ini bukan hanya menyangkut diri kamu saja!" Ujar Song hye kyo yang tengah menghadapi keegoisan anak sambungnya. 

"Lalu, menyangkut siapa lagi? Kak Namjoon? Kak Yoon gi? Kak ji won? Oh atau jangan jangan menyangkut warisan? Begitukah?" Tebak Jennie mulai merasa cemburu karena lagi lagi ibu sambungnya itu hanya memikirkan anak anak kandungnya daripada Jennie. 

"Tidak begitu Ce. Oke aku minta maaf kalau 2 tahun yang lalu aku tidak bisa mencegah kamu di asingkan ke pulau Jeju.."

"Tapi itu semua karena aku harus menjalani operasi pemasangan ring di jatungku. Dan kali ini aku mohon ikuti pilihanku untuk menebus kesalahan eomma saat itu" ungkap Song hye kyo seraya mengulurkan surat dari rumah sakit mengenai operasi yang dia lakukan 2 tahun lalu kepada Jennie. 

Membacanya dengan benar, hati Jennie lantas merasa sangat bersalah karena selama ini tidak mengetahui apapun yang terjadi pada ibu sambungnya itu selama di Italia. Dia pikir selama ini ibu sambungnya itu hanya memikirkan kak Ji won. Namun, ternyata itu salah dan sejujurnya dari relung hati Jennie paling dalam dia tidak bisa lagi menjadi tunangan untuk Nealson. 

"Kalau pilihannya menikah dengan Nealson maaf, Cece tidak bisa eomma" ungkap Jennie kepada ibu sambungnya dan juga Nealson yang ada di hadapannya. 

"Kenapa sayang? Bukannya kamu sangat mencintai dia seperti yang kamu ceritakan dulu kepada eomma?" Tanya sang ibu sambung mencoba mencari jawaban atas penolakan yang diberikan oleh Jennie. 

"Nealson sudah memiliki wanita lain eomma dan Cece tidak mau jadi orang ketiga" jawab Jennie lengkap dengan senyum pahit menghiasi wajahnya. 

Lihat selengkapnya