Sebatas cinta, Sedalam Luka

Ulfah Pauziah
Chapter #37

Cerita anak SMA

Kantin sekolah nampak dipenuhi dengan riuh obrolan para siswa yang menikmati waktu istirahatnya, tak terkecuali Ayunda dan Riri. Kedua remaja itu nampak duduk berhadapan dengan minuman dan makanan di tengah-tengah mereka. 

“Jadi lo udah officially nih, sama Revanno?” tanya Riri di sela makannya. 

Ayunda yang tengah minum tampak sedikit tersendak mendengar pertanyaan sahabatnya itu.

“Apaan sih, lo Ri. Orang gue belum jadian sama dia,” bantah Ayunda.

“Nah, kan. Belum kan, lo bilang? Berarti bakalan jadian, dong? Udah lah Yun, lo jujur aja, lo sama Revanno itu saling suka, kan? Cuma, lo belum boleh pacaran aja sama nyokap lo. Iya, kan?” cecar Riri.

Ayunda menunduk dan nampak mengendus pelan lewat hidung. 

“Kalo gue sih yah, ngedukung aja ya Yun, kalo lo emang lebih bahagia sama Revanno. Tapi.. gue juga kasihan sih, sama Dennis. Secara kan, dia udah ngejar lo, terus nungguin lo dari kita masih kelas 10. Tapi sekarang lo malah kepincut dan naksirnya sama Revanno,” ujar Riri.

“Ri, mulai deh, ah,” keluh Ayunda.

“Iya, iya, sorry. Gue ga bahas lagi soal Dennis deh, gue mau bahas Revanno aja, gimana?” balasnya.

“Ri, apaan deh. Bisa ga, kita ga usah ngomongin cowok dulu?” balas Ayunda. Ia terlihat seperti tak bersemangat.

“Hmm. Iya, iya,” ucap Riri lalu melahap lagi makanannya. 

Ayunda tampak menghela napas dalam seraya menatap jauh pada satu titik di depannya. 

“Lo tau, sekarang Revanno udah di London lagi,” ujar Ayunda. 

“Hah? Revanno di London? Ngapain?” tanya Riri mengernyit seraya menatap Ayunda.

“Kuliah, dia kan kuliah di London. Lo lupa? Waktu kita makan bareng di Mall kan dia sempet cerita,” jawab Ayunda. 

“Oh. Iya, iya. Eh tunggu, bukannya tadi lo bilang ga usah bahas cowok dulu, yah? Kenapa sekarang lo tiba-tiba bahas Revanno?” tanya Riri. 

Seketika tubuh Ayunda tampak menegang, matanya membulat dan mengedar ke sembarang arah. 

“Ah, ciee… lo lagi kangen yah sama dia,” goda Riri. 

“Ih, apaan sih, lo Ri,” bantahnya.

“Udah, ngaku aja. Kayaknya Revanno juga ngerasain sama deh, kayak lo. Cie elah, Ayunda jatuh cinta,” goda Riri lagi.

“Ri, apaan sih, lo. Ga jelas tau ga,” protes Ayunda. 

Riri hanya tersenyum kecil seraya meminum minumannya. Namun tatapannya pada Ayunda seolah tengah menggoda.

Lihat selengkapnya