Blurb
"Kadang, yang paling hancur bukan hidup kita. . .
tapi cara kita memandang diri sendiri."
Ali hanya ingin dihargai.
Namun lingkungan, pergaulan, dan kerasnya jalanan perlahan menyeretnya menjadi seseorang yang bahkan tidak ia kenali lagi. Di sekolah ia dikenal aktif dan dipercaya, tetapi di luar itu, Ali menyimpan kehidupan lain—penuh perkelahian, amarah, dan keputusan-keputusan buruk yang tak pernah diketahui keluarganya.
Sampai sebuah kejadian membuat semuanya berubah.
Bukan karena luka di tubuhnya.
Melainkan karena kekecewaan dari seseorang yang selama ini percaya padanya.
Sejak hari itu, Ali mulai mempertanyakan banyak hal:
tentang dirinya, tentang mimpi-mimpinya, dan tentang apakah seorang seperti dirinya masih pantas memiliki masa depan.
Di tengah rasa bersalah, ketakutan mengecewakan orang tua, dan masa lalu yang terus menghantuinya, Ali perlahan mencari jalan untuk kembali menjadi manusia yang lebih baik.
Sebuah novel tentang jatuh, kehilangan arah, dan perjalanan pulang seorang anak muda yang pernah tenggelam terlalu dalam.