Sebelum Dia Hilang, Berubah Jadi Kenangan

mahes.varaa
Chapter #11

HASIL YANG TAK DIINGINKAN PART 2

Melihat bagaimana Bagas menatapnya dengan tatapan menuntut jawaban sekarang juga, Mira tidak punya pilihan lain selain menceritakan tentang Bela-selingkuhan Arya. 

“Bela itu adalah karyawan di perusahaan milik Ibuku. Kamu tentu tahu kan yang mengurus perusahaan Ibuku adalah Arya.” 

“Ya, aku tahu. Kamu pernah cerita soal itu.” Bagas menjawab. 

“Bela masuk perusahaan itu setelah aku menikah dengan Arya. Awalnya Bela berada di departemen yang berbeda. Sampai setelah dua tahun pernikahanku dengan Arya, Bela pindah departemen dan masuk ke departemen sekretaris Arya.” 

Mungkin karena selalu bersama, mungkin karena alasan lain yang tak diketahui oleh Mira, Bela mulai menyukai Arya. Bela yang tahu bahwa Arya sudah menikah, terus mengejar Arya. Selama satu setengah tahun, Bela terus mengejar Arya, tapi tak pernah digubris oleh Arya.  Hanya saja setahun yang lalu, entah bagaimana Arya bisa jatuh ke dalam pelukan Bela. 

Perselingkuhan Arya dan Bela terjadi selama setengah tahun lamanya sebelum Ibu Mira-Rahayu menemukan kenyataan itu. Begitu mengetahui Arya selingkuh, Ibu Mira mengalami serangan jantung dan tidak lama kemudian mengembuskan napas terakhirnya. Sementara itu, Mira yang mengetahui perselingkuhan itu menjadi penyebab kematian ibunya hanya bisa merelakan hal itu dan menerimanya. Mira kemudian meminta cerai pada Arya dan dengan mudahnya Arya memberikan apa yang Mira inginkan. 

Mungkin karena rasa bersalah, mungkin karena alasan lain, Mira tak tahu jelasnya. Yang Mira tahu, Arya dengan mudahnya memberikan perceraian yang diminta Mira. Tapi meski begitu, Arya tak melupakan semua kewajibannya. Arya tetap mengurus perusahaan Ibu Mira seperti kewajibannya dan memberikan semua hak milik Mira dan Bara seperti yang tertulis dalam wasiat Ibu Mira. 

Awalnya Mira pikir, Arya akan menikah dengan Bela tidak lama setelah perceraiannya. Tapi hingga hari kematiannya, Mira belum mendengar kabar pernikahan Arya dengan Bela. 

Setelah mengetahui bahwa kemungkinan Bela-lah yang menculik putranya, Mira kini merasa menemukan alasan dibalik tindakan gila Bela pada dirinya dan Bara. 

“Mungkin Bela berpikir dengan menculik Bara, aku akan minta bantuan pada Arya dan Bela akan gunakan kesempatan itu untuk meminta menikah dengan Arya.” Mira menduga. “Tapi sayangnya … semenjak cerai dengan Arya, aku sama sekali enggak punya niat untuk merepotkan Arya lagi.” 

“Itu mungkin saja. Kemungkinan itu tetap ada. Di sisi lain, Bela juga mengambil kesempatan itu untuk mengeruk uang dari kamu, Mira. Tapi kenapa Arya enggak menikahi Bela setelah cerai dari kamu? Bukannya Arya akhirnya suka dengan Bela dan selingkuh dari kamu?” tanya Bagas. 

Mira menggelengkan kepalanya tidak tahu. “Itu juga yang aku pikirkan pada awalnya. Tapi setelah setengah tahun berlalu dan aku sama sekali enggak pernah dengar kabar apapun dari Arya tentang pernikahannya dengan Bela. Jelas aku lihat kalo Arya sama sekali enggak punya niatan untuk nikahin Bela.”

Tidak mendapatkan jawaban yang tepat dan sesuai dengan keadaan, Bagas yang sudah mendengar penjelasan situasi Mira, meminta ijin pada Mira untuk menjelaskan apa yang didengarnya pada Teddy. 

“Bisa aku ceritakan ini semua sama Teddy?” 

“Cerita saja. Toh Teddy kan ikut bantu aku. Mau enggak mau, Teddy pasti sangat penasaran.”

Setelah mendapatkan ijin dari Mira, Bagas menjelaskan apa yang didengarnya dari Mira terkait Bela pada Teddy. Dan hasilnya, Teddy memasang ekspresi yang sudah Bagas duga. 

“Pria itu, apa maunya??” 

Lihat selengkapnya