Sebelum Dia Hilang, Berubah Jadi Kenangan

mahes.varaa
Chapter #15

YANG SEBENARNYA TERJADI PART 3

Mira yang mendapatkan tugas untuk mencari Bara, mengelilingi setiap bagian dari rumah Arya yang sampai setengah tahun yang lalu masih ditinggalinya. Rumah Arya ukurannya berkali-kali lebih besar dari rumah Mira sendiri. Karena menganggap rumah seperti ini terlalu besar untuk ditinggali berdua hanya dengan Bara, maka Mira memilih untuk tinggal di rumah yang lebih kecil. 

Pertama yang Mira cek adalah kamar lama Bara. Mengingat bagaimana di masa lalu Arya sangat menyayangi Bara, Mira langsung menuju ke sana dengan harapan Bara akan ada di sana.

Enggak ada. 

Tapi ternyata ketika tiba di kamar lama Bara, Mira tidak menemukan jejak Bara pernah ada di sana. Baik ranjang dan semua bagiannya terlihat rapi seperti sudah lama tidak ditempati. 

Kalo ucapan wanita itu memang benar, ke mana Mas Arya bawa Bara? 

Tidak menyerah dengan usaha pertamanya, Mira langsung bergegas menuju kamarnya saat masih tinggal sebagai istri Arya. Tapi sekali lagi ternyata, Mira gagal menemukan Bara. 

Masih tidak menyerah, Mira memeriksa seluruh ruangan yang diingatnya di rumah Arya. Mulai dari ruang gudang, kamar pelayan hingga kamar tamu yang kosong dan bahkan kamar ibunya-Rahayu. Mira mengecek semua yang bisa diingatnya, tapi sayangnya hasilnya nihil. 

Apa ini? Bara enggak ada di mana–mana!

Wanita itu, apa dia berbohong sama Bagas? 

Setelah berkeliling mencari Bara ke seluruh ruangan yang bisa diingatnya, Mira hendak mencari Bagas. Mira mencari ke tempat di mana semua tamu yang datang untuk mengucap belasungkawa berada. Mira ingat tadi berpisah dengan Bagas di sana. Tapi sekarang … Bagas tidak ada di sana dan semua tamu telah pulang. 

Bagas, di mana? 

Apa dia sudah kembali ke luar? 

Mira yang mengira Bagas sudah kembali ke mobil bersama dengan Teddy, mengira akan menemukan Bagas di sana. Tapi ternyata Mira justru menemukan Teddy dalam keadaan panik. 

“Gas! Bagas! Jawab aku!” 

Apa ini? 

Apa yang terjadi dengan Bagas? 

Mira yang tak bisa bicara dengan Teddy, hanya bisa melihat kepanikan Teddy yang berusaha menghubungi Bagas dan berakhir dengan kegagalan. 

“Maudy! Bagas enggak bisa dihubungi!” 

Mira melihat bagaimana paniknya Teddy menghubungi Maudy-sepupunya karena kehilangan kontak dengan Bagas. 

“Aku akan segera ke sana! Ulur waktu untukku, Ted!” 

“Cepatlah, Maudy! Bagas sepanjang hidupnya sudah sangat menderita, aku enggak bisa lihat dia kehilangan nyawanya karena Mira!” 

“Aku paham, Ted!” 

Lihat selengkapnya