Sehan Kanisa: Suami Plenger Istri Jutek Mood 1%

Iksawijey Pradana
Chapter #2

Keputusan bulat Kanisa #2

"Heh, tapi bagaimana dengan orang tuaku dan orang tuamu kalau kita berpisah? Pasti mereka akan marah, 'kan? Lalu apa kau ini mau kembali ke kotamu dan kembali pada orang tuamu?" Sehan menjadi begitu gelisah dan terus bertanya.


"Tidak, aku tidak mau menemui orang tuaku maupun kembali ke sana, aku akan tetap di kota ini, tapi aku tidak mau meneruskan hubungan rumah tangga yang belum kita mulai ini, aku akan angkat kaki dari rumahmu ini dan itu keputusan bulatku," tegas Kanisa.


"Hei, setidaknya pikirkan kedua orang tua kita, pasti mereka akan marah besar jika kita tidak menjalin hubungan rumah tangga kita," ujar cemas Sehan.


"Aku tidak mau dengar!" bentak Kanisa.


"Astaga ...." Sehan begitu sangat bingung saat mendengar keputusan Kanisa sang istri tersebut

dan ia mulai berkeringat dingin.


"Sungguh salah aku berniat menjalani kehidupan rumah tangga yang akan datang bersamamu dengan mau seperti ini yang menyiapkan kamar dan mulai menggantungkan harapanku padamu!” lirih Kanisa tegas dan ketus sekaligus sangat kecewa pada Sehan sang suami.


"Setidaknya jangan berfikir seperti itu dan apa kau ini akan kembali pada orang tuamu?" tanya cecar Sehan.


"Sudah kubilang tidak, aku yakin dia akan marah, jadi aku akan tetap di kota ini, tapi tidak tinggal bersamamu!" jelas Kanisa lantang.


Sehan mulai panik dan bertanya, "Hei, lalu kau mau ke mana dengan pergi dari rumah kita ini?"


"Kau tidak perlu mencemaskannya dan lebih baik diam, terima keputusanku ini. Dasar pria ingusan," umpat Kanisa.

Lihat selengkapnya