Selamanya Tiga

Ezra Jo
Chapter #2

Bab 1 - Pertemuan di Bangku Kelas Empat

Bab 1

Pertemuan di Bangku Kelas Empat



Mentari pagi menyinari halaman SD Nusantara Harapan. Suara bel berbunyi nyaring, disusul langkah-langkah kecil para murid yang berlari menuju kelas baru. Hari itu adalah awal tahun ajaran baru, sekaligus hari pertama mereka duduk di kelas 4 SD.

Di ruang kelas yang masih dipenuhi aroma cat papan tulis dan buku-buku baru, seorang anak laki-laki duduk di bangku dekat jendela. Wajahnya tenang, matanya memperhatikan pepohonan yang bergoyang diterpa angin.

Namanya Ezra Arsenio.

Ia dikenal sebagai anak yang pendiam, rajin, dan selalu membawa buku bacaan ke sekolah. Meski tidak banyak bicara, senyumnya selalu membuat orang merasa nyaman.

Tak lama kemudian, seorang anak lain masuk sambil menggendong tas berwarna hitam. Ia memandang seisi kelas sebelum akhirnya duduk tepat di belakang Ezra.

"Namaku Elfaraz Antonio," ucapnya singkat ketika guru meminta seluruh murid memperkenalkan diri.

Suara Elfaraz pelan, tetapi penuh percaya diri. Wajahnya tampak serius sehingga beberapa teman menganggapnya sulit didekati.

Beberapa menit kemudian...

Pintu kelas kembali terbuka.

"Permisi, Bu... saya terlambat."

Seorang anak berlari kecil sambil tersenyum lebar.

"Namaku Jovan Firmansyah."

Seluruh kelas tertawa ketika Jovan menggaruk kepalanya sendiri karena malu.

"Enggak apa-apa, Jovan. Duduk saja di bangku kosong sebelah Ezra," kata Bu Ratna sambil tersenyum.

"Siap, Bu!" Jovan langsung duduk.

Jovan menatap Ezra lalu, "Hai, namaku Jovan."

Ezra menoleh. "Hai... aku Ezra."

Dari belakang, Elfaraz ikut menyapa. "Aku Elfaraz salam kenal."

Begitulah percakapan pertama mereka.

Sederhana.

Lihat selengkapnya