Bab 7
Hadiah untuk Elfaraz
Waktu berlalu begitu cepat.
Tanpa terasa, daun-daun mulai berguguran. Angin bulan Oktober berembus lebih sejuk dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.
Di kalender yang tergantung di kamar Ezra, tanggal 23 Oktober sudah diberi tanda lingkaran biru.
Hari itu adalah ulang tahun Elfaraz.
Berbeda dengan Ezra dan Jovan yang selalu bersemangat saat hari ulang tahunnya tiba, Elfaraz justru berharap hari itu berlalu seperti hari biasa.
"Aku enggak suka dirayain," katanya beberapa hari sebelumnya.
Jovan langsung menggeleng. "Itu nggak mungkin."
Ezra ikut tersenyum. "Karena kita sudah punya tradisi."
Elfaraz hanya menghela napas sambil tersenyum kecil.
Diam-diam, Ezra dan Jovan kembali menyusun rencana.
Namun kali ini mereka tahu, Elfaraz tidak menyukai pesta yang ramai.
"Apa ya yang cocok buat El?" tanya Jovan.
Ezra berpikir sejenak. "Dia paling suka buku."
"Kalau begitu kita patungan beli buku."
Dengan uang tabungan yang mereka sisihkan selama beberapa minggu, mereka membeli sebuah buku cerita petualangan dengan sampul berwarna hijau tua.
Di halaman pertama, mereka menuliskan pesan.
"Untuk Elfaraz Antonio. Terima kasih karena selalu menjadi sahabat yang menjaga kami dalam diam. Semoga langkahmu selalu diberkati. Dari sahabatmu, Ezra dan Jovan."
Pagi 23 Oktober tiba.
Tidak ada balon.
Tidak ada hiasan kelas.
Semuanya memang sengaja dibuat biasa agar Elfaraz tidak curiga.
Saat jam istirahat berbunyi, Ezra berkata, "El, ikut kami sebentar."
"Mau ke mana?" Tanya Elfaraz penasaran