Selamanya Tiga

Ezra Jo
Chapter #13

Bab 12 - Diam yang Menyakitkan

Bab 12

Diam yang Menyakitkan



Hari Jumat sore.

Biasanya, setelah bel pulang berbunyi, Ezra, Elfaraz, dan Jovan akan langsung berjalan menuju pohon ketapang. Di sanalah mereka berbagi cerita, tertawa, atau sekadar duduk menikmati angin sore.

Namun hari itu...

Bangku kayu di bawah pohon ketapang hanya diduduki oleh Ezra seorang diri.

Ia melihat jam tangannya berkali-kali.

"Mungkin mereka masih sibuk," pikirnya.

Sepuluh menit berlalu.

Lima belas menit.

Tak seorang pun datang.

Ezra akhirnya pulang dengan langkah pelan.

Keesokan harinya di sekolah, suasana terasa berbeda.

Saat jam istirahat, Jovan sedang membantu teman-teman paduan suara menyiapkan pentas sekolah.

Sementara itu, Elfaraz mengikuti latihan basket tambahan.

Ezra yang selesai dari perpustakaan mencari kedua sahabatnya.

Namun ia tidak menemukan mereka.

Tanpa sengaja, ia mendengar dua siswa berbicara.

"Katanya sekarang Jovan lebih dekat sama anak paduan suara."

"Iya. Elfaraz juga lebih sering sama tim basket."

Ezra terdiam.

Kalimat itu terus terngiang di kepalanya.

Beberapa hari kemudian, giliran Ezra yang terlambat datang ke tempat biasa.

Saat ia tiba, Elfaraz dan Jovan sudah lebih dulu duduk.

"Kamu lama banget," kata Jovan.

Ezra menjawab singkat. "Ada tugas."

Hanya itu.

Tidak ada senyum.

Tidak ada candaan.

Elfaraz merasa ada yang berubah.

Perubahan kecil itu semakin lama semakin terasa.

Lihat selengkapnya