Selamanya Tiga

Ezra Jo
Chapter #15

Bab 14 - Langkah Baru di Kelas Delapan

Bab 14

Langkah Baru di Kelas Delapan



Tak terasa, satu tahun telah berlalu.

Ezra, Elfaraz, dan Jovan kini resmi duduk di kelas VIII SMP Harapan Bangsa.

Mereka memang tidak lagi menghabiskan setiap menit bersama seperti saat SD. Namun, janji yang mereka perbarui di bawah pohon ketapang membuat persahabatan mereka kembali hangat.

Kini, setiap Jumat sore selalu menjadi waktu yang mereka sisihkan untuk bertemu.

Di kelas delapan, masing-masing mulai menemukan bakatnya.

Ezra semakin dikenal sebagai siswa yang gemar menulis. Cerpen-cerpennya sering dipajang di majalah dinding sekolah, bahkan beberapa guru mulai menyarankannya mengikuti lomba menulis tingkat kabupaten.

Suatu hari, Bu Maya menghampirinya.

"Ezra, kamu punya bakat."

"Jangan berhenti menulis."

Ezra tersenyum. "Terima kasih, Bu."

Di dalam hati, ia berjanji akan terus mengejar mimpinya.

Sementara itu, Elfaraz semakin bersinar di lapangan basket.

Tubuhnya yang semakin tinggi dan disiplin membuatnya dipercaya menjadi wakil kapten tim basket SMP Harapan Bangsa.

Saat latihan, pelatih berkata,

"Elfaraz, kamu bukan hanya pemain yang bagus."

"Kamu juga bisa menjadi pemimpin."

Elfaraz hanya tersenyum malu.

Baginya, pujian itu bukan alasan untuk sombong, melainkan tanggung jawab untuk menjadi lebih baik.

Di sisi lain, Jovan tetap menjadi pribadi yang membawa keceriaan.

Ia bergabung dalam OSIS dan menjadi anggota yang paling mudah bergaul dengan siapa saja.

Guru-guru menyukainya karena ia ramah dan selalu siap membantu.

Suatu hari, kepala sekolah berkata,

"Jovan, kamu punya kemampuan menyatukan orang."

"Pertahankan itu."

Lihat selengkapnya