Selamanya Tiga

Ezra Jo
Chapter #19

Bab 18 - Tahun Terakhir di Bawah Langit yang Sama

Bab 18

Tahun Terakhir di Bawah Langit yang Sama



Hari pertama kelas XII dimulai dengan suasana yang berbeda.

Bukan karena gedung sekolah berubah.

Bukan karena guru-gurunya berganti.

Tetapi karena Ezra Arsenio, Elfaraz Antonio, dan Jovan Firmansyah menyadari satu hal.

Ini adalah tahun terakhir mereka memakai seragam putih abu-abu.

Pagi itu mereka kembali berjalan bersama menuju SMA Negeri Bintang.

Jovan tersenyum sambil melihat seragamnya.

"Sebentar lagi seragam ini tinggal kenangan."

Ezra mengangguk pelan.

"Rasanya baru kemarin kita memakainya."

Elfaraz menatap gerbang sekolah.

"Waktu memang cepat."

"Terlalu cepat."

Di kelas, wali kelas mereka, Pak Hendra, menuliskan sebuah kalimat di papan tulis.

"Nikmati setiap hari dan setiap moment di bangku SMA, karena suatu saat nanti kalian pasti akan merindukannya."

Seluruh kelas terdiam.

Pak Hendra melanjutkan,

"Tahun ini bukan hanya tentang nilai."

"Tetapi tentang kenangan terakhir kalian sebagai siswa SMA."

Kalimat itu terus teringat di benak ketiga sahabat itu.

Kesibukan semakin padat.

Ezra sibuk menyelesaikan antologi cerpen pertamanya untuk lomba nasional.

Elfaraz mempersiapkan tim basket menghadapi kejuaraan terakhirnya sebagai kapten.

Jovan mengurus acara perpisahan sekolah sebagai Ketua OSIS.

Meski begitu, mereka tetap menjaga tradisi.

Setiap Jumat sore.

Pohon ketapang.

Tanpa pernah terlewat lagi.

Suatu hari di bulan Oktober, tiba giliran ulang tahun Elfaraz.

Ezra dan Jovan ingin membuat kejutan yang lebih berkesan daripada tahun-tahun sebelumnya.

Mereka mengumpulkan foto-foto sejak kelas 4 SD.

Foto saat memakai seragam merah putih.

Lihat selengkapnya