Sembuh Bukan Berarti Harus Melupakan

Bias Divhanka
Chapter #7

Nama yang Tidak Pernah Disebut

BAB 7 – Nama yang Tidak Pernah Disebut


Sejak hari ketika aku melihat buku sketsa itu, ada sesuatu yang berubah. Bukan pada Aksara. Tapi pada diriku.

Aku mulai memperhatikannya lebih sering. Cara ia tersenyum. Cara ia menghindari pertanyaan tertentu. Cara matanya sesekali kehilangan fokus, seolah sedang memandang seseorang yang tidak bisa kulihat.

Dan yang paling menggangguku adalah perempuan dalam buku sketsa itu.

Aku tidak tahu siapa dia. Namun entah kenapa, aku merasa mengenalnya.

Bukan wajahnya. Melainkan cara Aksara menggambarnya.

Puluhan halaman. Wajah yang sama. Tatapan yang sama. Bahkan detail-detail kecil yang mungkin tidak akan diperhatikan orang lain.

Tidak ada orang yang menggambar seseorang sebanyak itu jika orang tersebut tidak pernah berarti.

Aku pernah melakukan hal yang hampir sama.

Bukan menggambar.

Tapi menulis.

Tentang seseorang yang dulu kupikir akan tinggal selamanya.

Lihat selengkapnya