Sembuh Bukan Berarti Harus Melupakan

Bias Divhanka
Chapter #8

Rahasia Di Pemakaman

BAB 8 – Rahasia di Pemakaman


Aku tidak pernah berniat mengikuti Aksara. Sungguh. Semuanya terjadi karena kebetulan.

Hari itu aku sedang mengunjungi makam ayah Raina bersama sahabatku. Kami baru saja meletakkan bunga ketika pandanganku menangkap sosok yang terasa tidak asing.

Aku membeku.

Beberapa meter dari tempatku berdiri, Aksara ada di sana. Sendirian. Mengenakan kemeja hitam sederhana dengan seikat bunga putih di tangannya.

Aku hampir memanggil namanya. Namun suara itu tertahan di tenggorokan.

Ada sesuatu pada wajahnya yang membuatku mengurungkan niat. Kesedihan.

Bukan kesedihan yang terlihat jelas. Justru sebaliknya. Terlalu sunyi untuk dijelaskan.

Aksara berjalan pelan menuju salah satu makam. Lalu berhenti.

Ia berjongkok dan meletakkan bunga di atas pusara. Setelah itu ia hanya diam.

Cukup lama.

Seolah sedang mendengarkan sesuatu yang hanya bisa didengarnya sendiri.

Aku tidak tahu kenapa kakiku membawaku mendekat.

Lihat selengkapnya