Ruang kelas Akademi Pathfinder dipenuhi oleh cahaya sore yang merambat masuk melalui jendela yang terbuka setengah.
Kael Harrow menutup buku modul pelajaran di tangannya, lalu menyampaikan instruksi terakhir kepada para murid sebelum kelas resmi dibubarkan.
Suara riuh ringan terdengar ketika anak-anak mulai berkemas. Namun di deretan bangku paling belakang, Marrow sama sekali tidak bergerak dari posisinya.
Ia duduk menunduk dengan kedua tangan yang saling menggenggam erat, seolah-olah sedang berusaha keras menahan sesuatu yang rapuh agar tidak pecah. Marrow tenggelam dalam tatapan kosong yang membuat langkah Kael menuju pintu mendadak terhenti.
"Marrow," panggil Kael. "Kamu tidak pulang?"
Anak itu menggeleng pelan. Suaranya terdengar serak, hampir tidak keluar dari tenggorokan. "Aku tidak ingin pulang, Guru Kael."
Kael melangkah mendekat, lalu berjongkok di samping bangkunya agar posisi mata mereka sejajar. "Apakah Rhea jahat kepadamu?" Tanya Kael dengan wajah tersenyum.
Hening turun sejenak, Marrow menggelengkan kepalanya, Dan akhirnya menarik napasnya dengan gemetar. "Apakah ibu baik-baik saja?"
Kael terpaku sesaat, mendengar pernyataan itu.