Sementara itu, di belahan sisi lain wilayah Dustland, Rian Falken dan Frayden tampak sedang duduk berhadapan di dalam sebuah sel tahanan bawah tanah yang gelap.
Dinding-dinding sel tersebut terbuat dari bongkahan batu pasir kasar yang dipenuhi oleh goresan-goresan senjata lama serta noda bercak gelap yang sulit untuk ditebak asal-usulnya.
Aliran udara di dalam ruangan bawah tanah itu terasa sangat lembap, bercampur pekat dengan aroma logam berkarat.
Di balik jeruji besi sel yang kokoh, lamat-lamat terdengar suara langkah kaki berat yang ritme jalannya beraturan, suara gerakan dari pasukan keamanan resmi Dustland yang dikenal dengan julukan Sand Guard.
Frayden menyandarkan punggung besarnya pada dinding batu, mengusap hidungnya berkali-kali dengan raut wajah kesal yang kentara. "Kemarin aku berpikir bahwa itu adalah pilihan penyamaran yang paling masuk akal bagi kita."