Blurb
Senja hidup di dunia yang tak ramah bagi tubuhnya. Di sekolah ia menjadi bahan ejekan, di rumah ia merasa asing, dan di depan cermin ia menemukan bayangan yang tak pernah ia sukai. Saat tak ada seorang yang benar-benar mendengarnya, Senja memilih berbicara pada rembulan—satu-satunya tempat di mana ia bisa menjadi siapa pun yang ia inginkan.
Di antara luka, khayalan, dan sepi yang panjang, hadir Langit—pemuda yang ia cintai yang perlahan mengubah cara Senja memandang dirinya sendiri. Namun cinta bukanlah jalan lurus yang merebah. Di tengah perundungan, rasa rendah diri, dan pertarungan batin yang melelahkan, Senja harus memilih: terus bersembunyi di dunia imajinasi, atau berani manatap dunia yang kejam di bawah kelopak matanya?
Semesta Senja adalah novel yang kisah tentang penolakan tubuh, tenang luka yang diam-diam tumbuh, dan perihal keberanian untuk mencintai diri sendiri ketika dunia menolaknya. Sebuah novel puitis dan emosional yang mengajak pembaca menatap kembali sebuah harapan yang nyaris pudar—seperti cahaya rembulan yang perlahan padam—sebelum fajar kembali berpijar.