Semua Akan Pulang Pada Waktunya: TΣBU- Anteb ing Kolbu

Oleh: Erik Armayuda

Blurb

Joy tidak percaya Tuhan.
Bukan karena ia tidak pernah mencari.
Justru karena ia pernah terluka terlalu dalam.

Ia pernah hidup bersama orang-orang yang beragama dan mendapatkan realitas yang berbeda. Ia bertanya kepada orang-orang beragama. Membaca buku. Membandingkan argumen. Mencari jawaban dengan logika yang menurutnya paling masuk akal.
Tetapi semakin banyak ia mengalami, semakin sulit baginya untuk tetap percaya.

Kini ia tinggal di sebuah desa, menjalankan bisnis kecil, menikmati kopi, rokok, radio tua, dan perdebatan panjang bersama seorang lelaki yang selalu memanggilnya Joy.

Mereka memiliki cara yang berbeda dalam memandang Tuhan.
Tetapi anehnya, mereka tidak pernah benar-benar ingin memenangkan perdebatan.
Sebab ada sesuatu yang tidak pernah mereka bicarakan.
Tentang luka.
Tentang seseorang dari masa lalu.
Tentang sebuah sungai, beberapa perahu kertas, dan sebuah nama yang perlahan kembali.

Sementara itu, sebuah nama dari masa lalu perlahan membuat Joy mempertanyakan kembali: benarkah selama ini ia sedang melawan Tuhan, atau sesuatu yang lain?

Pada akhirnya, dalam hidup, akan ada orang-orang yang datang untuk memberikan jawaban. Ada pula yang datang hanya untuk membuat kita berani bertanya kembali. Dan mungkin, pada akhirnya, pulang bukan berarti menemukan semua jawaban. Mungkin pulang berarti menemukan kembali diri kita yang sempat hilang.

TΣBU — Anteb Ing Kolbu

Sebuah kisah tentang luka, iman, pencarian, dan manusia yang perlahan belajar berdamai dengan dirinya.

Lihat selengkapnya