Blurb
"Pertemuan yang kuimpikan kini jadi kenyataan..."
Bertahun-tahun lamanya, mereka hidup di bawah bayang-bayang perpisahan yang menyiksa. Sang wanita merajut rindu dalam diam hingga membeku di dasar hati, sementara sang pria berjuang seorang diri mengobati lara di tengah bisingnya dunia.
Takdir akhirnya mempertemukan mereka kembali. Ibarat es yang diterpa kehangatan mentari, rindu yang menggunung itu mencair, tumpah ruah dalam dekap kemesraan yang sempat hilang. Namun, menyatukan kembali kepingan hati yang pernah hancur tentu tidak mudah.
Diuji oleh bayang-bayang masa lalu dan ketakutan akan kehilangan untuk kedua kalinya, keduanya dihadapkan pada satu sumpah suci: cukup sekali berpisah, cukup sekali merana.
Sanggupkah mereka merajut sisa waktu tanpa ada kata perpisahan lagi?