Hari itu, geng beranggotakan tiga orang resmi terbentuk. Mereka adalah Anton, Andre, dan Alden.
Anton, siswa kelas 8A, adalah cowok paling populer di sekolah. Bukan cuma karena mata sipit dan rambutnya mirip Jeon Jungkook versi Shopee edition, tapi juga karena nilai pelajarannya tak pernah turun di bawah sembilan puluh.
Selain itu, Anton punya “koneksi” penting—Bu Intan, guru matematika paling killer se-SMPN 62, adalah bibinya. Ironisnya, Anton justru lebih bandel daripada anak-anak lain. Meski ada PR matematika yang belum dikerjakan, Anton santai saja, menikmati rentetan omelan sang bibi yang hampir meledak karena ulahnya.