Senja di Balik Batas

Sutan Azis
Chapter #9

Langkah di Antara Kota

Keputusan untuk meninggalkan rumah dan melawan restu keluarga adalah langkah besar yang diambil Arjun dan Aisha. Ini bukan hanya tentang mereka berdua, melainkan juga tentang bagaimana mereka akan bertahan di dunia yang terasa tiba-tiba asing.


Arjun tiba di Jakarta dengan hati hancur namun juga penuh tekad. Ia menghubungi Aisha.


"Aku sudah di Jakarta," ucap Arjun, suaranya lelah. “Kakek benar-benar mengusirku.”


"Aku tahu rasanya, Arjun," jawab Aisha, suaranya juga penuh kesedihan. “Ayah dan Nenekku juga tidak ingin melihatku lagi.”


Keheningan menyelimuti mereka. Ini adalah konsekuensi dari pilihan mereka, dan rasanya begitu berat.


"Apa rencana kamu sekarang?" tanya Aisha.


"Aku akan mencari tempat tinggal sementara. Mungkin sewa kamar dulu," jawab Arjun. “Dan terus bekerja. Aku punya beberapa proyek fotografi yang belum selesai. Bagaimana denganmu, Aisha?”


"Aku ... aku juga butuh waktu untuk menenangkan diri," kata Aisha. “Aku masih di Bandung, tapi aku akan menyusul kamu ke Jakarta secepatnya. Aku sudah tidak tahan di rumah.”


Mereka berjanji untuk bertemu secepatnya. Arjun mencari kamar kos di Jakarta Selatan, tidak jauh dari pusat kota agar mudah mengakses pekerjaannya. Ia menghabiskan beberapa hari berikutnya dalam kesendirian, merenungkan semua yang terjadi. Ada rasa sesal yang menyelinap, namun setiap kali bayangan Aisha muncul, ia tahu ia telah membuat pilihan yang benar.


Beberapa hari kemudian, Aisha benar-benar menyusul ke Jakarta. Ia membawa beberapa barang seperlunya, meninggalkan sebagian besar hidupnya di Bandung. Arjun menjemputnya di stasiun. Melihat Aisha berdiri di tengah keramaian stasiun, dengan mata sembab namun tatapan penuh tekad, Arjun tahu ia tidak sendirian lagi.


"Aku senang kamu datang, Aisha," kata Arjun, memeluknya erat.


Lihat selengkapnya