Senja Mengukir Cerita

Bias Divhanka
Chapter #25

Chapter 25 - Catatan Kikan

Di ujung Perjalanan


Setelah semua berlalu, Kikan menyadari bahwa perjalanan yang ia tempuh bukan sekadar tentang menemukan seseorang, melainkan tentang menemukan kembali dirinya sendiri. Ia membuka buku kecil yang selama ini ia simpan, halaman-halamannya penuh coretan yang menjadi saksi perjalanan hatinya. Dengan napas pelan, ia mulai menuliskan sesuatu—bukan lagi tentang kesedihan, melainkan tentang pelajaran yang ia bawa pulang dari perjalanan panjang itu.

---


Catatan Kikan

Ada masa ketika aku percaya bahwa kehilangan adalah akhir dari segalanya. Hari-hari terasa berjalan tanpa arah, dan setiap kenangan justru menjadi beban yang sulit dilepaskan. Aku mencoba terlihat baik-baik saja, padahal di dalam, ada bagian dari diriku yang perlahan kehilangan harapan. Senyum yang kupaksakan hanya menjadi penutup dari kegelisahan yang terus tumbuh, sementara hatiku diam-diam mencari tempat untuk kembali merasa utuh.

Namun perjalanan hidup mengajarkanku sesuatu. Luka tidak selalu datang untuk menghancurkan. Kadang ia hadir untuk membuka ruang baru dalam hati—ruang yang sebelumnya tak pernah kita sadari ada. Ruang untuk belajar, untuk memahami, dan untuk tumbuh. Dari rasa sakit itu, aku belajar bahwa manusia ternyata lebih kuat dari yang ia bayangkan. Bahkan ketika semuanya terasa runtuh, masih ada bagian kecil dalam diri yang terus mendorong untuk bertahan.

Lihat selengkapnya