Blurb
Selama 16 tahun, Delima memenuhi ambisi keluarga besarnya sesuai tradisi dan mitos kuno yang mereka pegang bahkan tanpa persetujuannya. Sebagai kembar pengantin, ia dipisahkan dari kakak kembarnya sendiri dan hidup di keluarga yang berbeda. Kendatipun simbolik dan Delima masih dibesarkan oleh Paman dan Bibinya sendiri, keputusan yang tak pernah ia ambil menjadi nasib yang mengkhianatinya.
Kenyataan bahwa Delimalah yang tidak dipertahankan karena laki-laki dianggap sebagai penerus darah membuat Delima hidup dalam murka. Ia membenci tradisi, membenci keluarga besarnya, membenci Lodaya, kakaknya. Bahkan setelah 16 tahun berlalu dan Lodaya mulai mendekatinya, mempertalikan lagi persaudaraan yang pernah hilang sebelumnya, Delima bilang tidak.
Apa yang membuat Lodaya mulai terbuka setelah selama ini ikut membisu akan pembuangan dirinya?