Sepasang Satria Piningit

Anggrek Handayani
Chapter #18

18.Usaha Mendekatkan Kembali Dua Saudara

Setelah pulang dari langgar dan belajar bersama anak-anak yang tinggal di dalamnya, Syams dan Satria tak ingin langsung tidur. Tugas-tugas sekolah mereka masih menunggu mereka untuk dikerjakan. Mereka pun bergegas untuk mengerjakan tugas-tugas sekolah mereka tersebut.

Tangan Syams dengan sangat cekatan mengambil buku dan membuka halaman dimana tugas sekolahnya tercatat. Kemudian ia mengambil pena lalu mengarahkankan pandangan matanya pada buku yang berada di tangannya. Dengan cekatan pula, ia menuliskan jawaban demi jawaban untuk setiap soal yang tertuli dalam bukunya tersebut.

Tak ingin ketinggalan dengan Syams, Satria juga segera mengambil bukunya dan mencari halaman dimana tugasnya berada. Kemudian ia mulai menuliskan jawaban di setiap pertanyaan yang tertera di dalam bukunya tersebut.

Sesekali Satria menolehkan wajahnya pada Syams yang duduk di sampingnya. Nampak beberapa buku yang masih diletakkan Syams di atas tasnya. Kemudian ia juga melihat Syams yang tangannya nampak sangat cepat dalam menuliskan jawaban dari setiap pertanyaan yang tertulis dalam bukunya.

Satria terbelalak melihat semua itu. Kemudian ia pun berkata, "Waah... Banyak sekali tugas sekolahmu, Syams. Apa harus selesai hari ini?"

"Tidak. Tapi aku tetap berusaha untuk menyelesaikan dengan cepat. Lebih cepat lebih baik. Dan aku akan merasa tenang jika semua tugasku sudah selesai," jawab Syams sambil terus menulis di atas bukunya.

"Nanti aku bantu ya setelah tugasku selesai. Kamu bisa tanyakan padaku pertanyaan yang sulit di padaku," lanjut Satria.

"Iya. Terima kasih, Kak," jawab Syams tanpa mengalihkan perhatiannya pada bukunya.

Satria kembali mengalihkan perhatiannya pada buku yang berisi tugas sekolahnya. Kemudian ia mengumpulkan konsentrasinya untuk menjawab setiap pertanyaan yang tertulis di bukunya tersebut. Ia berusaha untuk mengerjakan tugasnya secepat mungkin. Agar ia dapat membantu Syams menyelesaikan tugas-tugas sekolahnya.

Setelah beberapa menit berlalu, akhirnya tugas sekolah Satria telah selesai dikerjakannya. Satria pun menarik nafas panjang setelah selesai mengerjakan tugas sekolahnya tersebut. Kemudian ia memasukkan bukunya ke dalam tasnya. Lalu ia meletakkan tasnya ke tempat yang seharusnya. Setelah itu ia mengalihkan perhatiannya pada Syams. Syams masih nampak sangat sibuk dengan buku-buku yang ada di hadapannya. Ia mulai meletakkan sebuah buku yang berada di tangannya dan menggantinya dengan bukunya yang lain. Satria merasa sangat iba melihat Syams yang terlihat gigih dalam mengerjakan tugas-tugas sekolahnya.Ia melirik buku Syams. Di dalam buku Syams tersebut ia melihat banyaknya pertanyaan yang diberikan guru Syams kepadanya.

Satria semakin merasa iba setelah mengetahui banyaknya pertanyaan yang tertera dalam buku Syams. Ia ingin segera membantunya. Tapi saat ia ingin membantu Syams untuk menyelesaikan tugas sekolahnya tersebut, tiba-tiba Satria teringat dengan janjinya pada Aisyah. Ia pun memalingkan wajahnya dari buku Syams. Kemudian ia pun mengalihkan perhatiannya pada Syams yang masih disibukkan dengan tugas-tugas sekolahnya tersebut.

Lihat selengkapnya