Seperti bukan Manusia

Rizky Ade Putra
Chapter #36

Seperti bukan Manusia

Hati-ku pun hancur sehancur – hancurnya saat ternyata Aku telah gagal. Akan tetapi, kejelasan yang telah ada di hadapkan pada-ku, pun membuat-ku juga bertanya – tanya. "Aku yang gagal atau memang kematian Mega sudah tidak bisa ku-cegal. Ku-cegal walah hanya meminta tambahan waktu sedikit saja." Tanya-ku pada diri sendiri dalam hati yang sedang perih.

Aku pun berlari dan terduduk seorang diri pada sebuah bangku taman yang ada di pekarangan rumah sakit. Aku harus menyesal?, atau apapun itu yang harus ku-lakukan pun Aku tidak tahu!. Terduduk-ku seorang diri tanpa ada yang mengganggu, pun membuat tangan ini melayang dengan sendiri-nya. “Plak!, plak!, plak!” Tampar tangan-ku pada pipi-ku sendiri pula untuk membuktikan kalau itu adalah mimpi buruk yang sangat amat teramat buruk.

Semakin keras tangan tak berdaya ini menampar bagian pipi yang sudah basah kuyup oleh air mata, bukan membuat diri-ku terbangun dari mimpi buruk yang tak ku-inginkan. Tapi justru, Aku semakin merasa sakit dengan berbagai putaran kenangan indah bersama Mega di dalam kepala-ku.

Aku teringat akan mimpi yang sebelumnya Aku alami. Mimpi yang di dalamnya terdapat Mega juga sebagai pemerannya.

Aku bermimpi yang dimana dalam mimpi tersebut, Mega tidaklah sedang dalam keadaan sakit. Dan dapat ku-katakan, di dalam mimpi-ku tersebut keadaan Mega sangatlah baik – baik saja. Bahkan, Aku yang sebagai seorang dokter pun dapat melihat kalau dalam mimpi tersebut, wajah Mega sangatlah bersinar. Tubuh Mega terlihat sangat amat bugar seperti Ia sedang tak mengidap sedikit penyakitpun dalam tubuh-nya.

Namun, hanya ada satu kalimat saja yang Mega ucapkan dalam mimpi yang ku-alami sebelum akhirnya Aku terbangun. Dengan senyuman yang sangat amat tulus terlempar pada-ku, pun wajah yang sangat amat bercahaya Mega berkata, “Sayang, maafkan Aku jikalau sampai saat ini belum bisa dan belum mampu menjadi seorang istri yang sangat amat baik untuk-mu.” Tutur Mega dalam mimpi-yang ku-alami sebelumnya.

Dan ternyata, sekarang Aku mengerti apa arti dari mimpi tersebut. Mega yang di dalam mimpi-ku sangatlah amat bersinar wajah-nya, ternyata itu adalah Mega yang sudah tenang di syurga Allah SWT.

Lihat selengkapnya