Aku orangnya husnuzhan. Ini kesekian kalinya aku mendapat tiket misterius keliling dunia dari seseorang yang tak pernah aku tahu siapa dia. Setelah menjelajahi Asia, kemudian lanjut ke Australia, kemudian ke Eropa, lalu aku ke Amerika dan Africa. Sekarang aku di teras jendela hotel Turky yang menghadap ke laut.
Seingatku aku tidak pernah jahat ke siapa pun, aku tidak ingat pernah melukai hati seseorang pun, aku yakin aku tidak pernah membuat orang dendam terhadpaku. Kalau ia ingin membunuhku, kenapa tidak ia bunuh saja aku di Kamboja? Kenapa ia tidak datang ke hotelku yang sepi di sudut kota Uganda? Kenapa ia tidak meracuni makananku saat aku di coffe shop New York?
Sejauh ini, aku masih teringat dengan seseorang yang sangat menginginkanku dan aku belum pernah membuka hati dengannya. Dia pernah mencintaiku begitu dahsyat! Ia bahkan ingin menunggu jandaku. Aku berkali-kali bilang aku tidak bisa bareng dia.