Serangkai Bunga Mei Hwa

Eva Cristine Ronauli
Chapter #3

Tempat Tinggal Sementara

Hen Li menatap foto ibunya yang masih tergenggam di tangannya. Gadis muda dalam foto itu tersenyum polos dan suara tawanya seakan-akan memenuhi kepala Hen Li. Tawa yang ia rindukan. “Apa artinya semua ini?” gumamnya.


Mei Fang mengambil foto itu dengan hati-hati. “Jika Nainai bilang harus menunggu seratus hari, maka tidak ada jalan lain,” ujarnya sambil menggantungkan foto kembali ke sedia kala. Jarinya menyentuh pigura kayu itu dengan penuh keakraban. “Dia tidak pernah melanggar janji, terutama pada Ayi Lili.”


“Tapi aku tidak punya waktu sebanyak itu!” Hen Li menggerutu sambil merogoh saku celananya yang kosong. “Aku bahkan tidak punya tempat tinggal. Dompetku hilang dicopet di bandara, dan–.”


“Kamu bisa tinggal di sini.”


Hen Li mengangkat alis. “Aku tidak bisa menerima kebaikanmu dengan cuma-cuma. Ayahku tidak mendidikku seperti itu.”


Sejujurnya, Hen Li terkejut sendiri mendengar pembelaan dari bibirnya. Ia menyebutkan tentang ayahnya, padahal baru beberapa hari lalu ia kabur dari rumah tanpa rasa bersalah. Sekarang bagaimana keadaan ayahnya? Apakah mencarinya atau tidak? Atau sudah menganggap dirinya mati dan mencoretnya dari akta keluarga.


Lihat selengkapnya