Blurb
Sebuah kematian! Utang ratusan juta yang macet akibat pandemi! Dan... pengkhianatan sehari setelah wisuda!
Kepergian mama mencabut seluruh kebahagiaan dari hidup April Olivia. Di balik luasnya rumah pengusaha rotan di Tegalwangi, tersimpan ancaman penyitaan aset yang membuat April harus berpacu dengan waktu. Namun, musuh terbesar April ternyata bukan pihak bank yang terus mengirimkan surat peringatan lelang, melainkan kesepian ayahnya sendiri.
Ketika sang ayah memilih mempertahankan istri baru yang manipulatif ketimbang air mata ketiga anak kandungnya, hubungan darah itu resmi retak. April pun pergi, menantang kerasnya industri minyak demi mengumpulkan uang tebusan sertifikat.
Tapi ketika sang ayah akhirnya jatuh sakit, sendirian... April dihadapkan pada pilihan ekstrem, pulang untuk merawat atau datang membawa tuntutan perceraian ayahnya sebagai syarat rekonsiliasi?
"Terkadang, satu-satunya cara memperbaiki rumah yang fondasinya sudah hancur adalah dengan meruntuhkannya sekalian."