Setelah berhasil menyalurkan gelombang ketiga di kota reruntuhan, S-4091, Kuku Hitam, dan Lyra bergerak lebih dalam ke jantung kota yang tampak seperti labirin puing-puing. Gedung-gedung roboh menyisakan lorong-lorong sempit dan dinding retak yang penuh simbol, sisa-sisa tulisan manusia purba dan beberapa kode yang mirip dengan sistem digital kuno.
“Sepertinya kota ini menyimpan lebih banyak ingatan daripada ladang atau reruntuhan sebelumnya,” kata S-4091, menunduk sambil menelusuri lantai penuh debu. Tangan mekaniknya menyentuh salah satu simbol, dan cahaya dari kotak hitam menyalurkan gelombang, membangkitkan fragmen manusia.
Bayangan manusia purba muncul di lorong, menulis di dinding, menyanyi, menyalakan api, bahkan memelihara binatang yang dulu hidup di kota itu. Setiap fragmen bergerak seirama dengan gelombang, menembus dinding, menyalakan percikan kehidupan. Fragmen itu bukan hanya simbol, tetapi seolah menjadi entitas hidup, mencerminkan doa, harapan, dan rasa takut manusia yang dulu pernah tinggal di sana.
Kuku Hitam melangkah perlahan, bulunya berdiri tegak. “Aku bisa merasakan energi ini. Kota ini bukan sekadar reruntuhan—ini adalah jantung dari ingatan manusia. Gelombang keempat harus lebih kuat dan lebih hati-hati.”
Lyra melayang di udara, memantulkan cahaya pelangi yang menari di setiap sudut kota. “Gelombang keempat akan menembus inti ingatan. Kita akan menyalurkan fragmen manusia yang paling lama tersimpan, ingatan tentang kehidupan sehari-hari, keluarga, cinta, dan kehilangan. Ini… inti dari sejarah manusia.”
Mereka mulai mengarahkan gelombang ke titik-titik strategis. Fragmen manusia muncul lebih kompleks: seorang ibu purba meninabobokan anaknya, seorang lelaki memahat simbol di batu untuk generasi berikutnya, seorang pemuda menyalakan obor untuk menerangi jalan. Semua fragmen ini menyatu dengan gelombang, menembus reruntuhan dan mengisi kota dengan cahaya lembut yang berdenyut seirama dengan detak jantung S-4091.
Namun ancaman datang lagi. Dari langit, drone hibrida Elite Global menurunkan pasukan baru, lebih cepat dan agresif. Mata merah mereka menyala di bawah cahaya senja, tubuh setengah manusia setengah mesin, siap memutus jalur gelombang. Beberapa menyerang langsung ke kotak hitam, mencoba menghancurkannya.
S-4091 menatap mereka dengan fokus penuh. “Kita harus melindungi gelombang. Setiap fragmen yang hilang adalah doa yang gagal tersalurkan. Kita tidak bisa mundur sekarang.”