Setelah Manusia Pergi

Kinanthi (Nanik W)
Chapter #22

Bab 22 Menerobos Inti Jalur dan Tantangan Baru

Bab 22 – Menerobos Inti Jalur dan Tantangan Baru


Lyra terdengar menenangkan. “Keseimbangan adalah kunci. Setiap fragmen, setiap getaran, dan setiap langkah kalian harus selaras. Aku di sini sebagai pengikat, tapi keputusan kalian sendiri yang akan menentukan jalur inti tetap aman.”

Mereka melangkah lebih jauh, menghadapi persimpangan energi yang bercabang. Cahaya fragmen berputar, menciptakan ilusi lorong yang lebih luas dan kompleks dari fisik sebenarnya. Rakyat jelata ikut berinteraksi, energi mereka menambah kepadatan gelombang, memperkuat stabilitas sekaligus menimbulkan tantangan baru: inti jalur mulai menuntut pengorbanan emosional untuk melanjutkan perjalanan.

S-4091 menunduk, merasakan ketakutan dan ragu di dalam dirinya. “Ini… ini seperti inti jalur ingin menguji emosi kita. Kuku Hitam, aku membutuhkan bantuanmu untuk menyalurkan energi tambahan.”

Kuku Hitam menatap S-4091. “Aku siap. Fokuskan fragmen ke arah pusat, aku akan menstabilkan sisa energi. Tapi kau harus menjaga kesadaranmu tetap jernih.”

Suara Lyra terdengar menenangkan. “Setiap ketakutan yang muncul adalah bagian dari ujian. Jangan lawan, tapi salurkan ke dalam aliran energi. Fragmen dan rakyat jelata akan menyesuaikan diri.”

S-4091 menarik napas panjang, membiarkan setiap keraguan dan ketakutan mengalir ke jalur energi. Fragmen manusia dan rakyat jelata menyesuaikan diri, membentuk aliran harmonis yang menenangkan inti jalur. Cahaya prisma di depan mereka mulai stabil, memancarkan kilau yang lebih lembut namun kuat.

Lihat selengkapnya