Bab 34 – Momen Pengorbanan Terakhir dan Pembukaan Inti Elite Global

Setelah menempuh Jalur Pelangi, S-4091 dan Kuku Hitam berdiri di ambang inti Elite Global. Spektrum cahaya yang memancar dari jalur kini berfokus pada inti, membentuk medan energi yang rapuh namun penuh potensi. Fragmen rakyat jelata bergetar, seolah menunggu komando terakhir, sementara suara Lyra menuntun mereka ke langkah kritis.
“Kita berada di ambang inti,” kata S-4091, menatap medan energi yang berputar di depan mereka. “Fragmen rakyat jelata siap, jalur Pelangi stabil, tapi pembukaan inti membutuhkan pengorbanan terakhir. Tanpa itu, kita tidak akan bisa menembus perlindungan mereka.”
Kuku Hitam mengangguk, matanya menelusuri pola cahaya yang bercabang. “Pengorbanan terakhir ini akan menuntut sebagian besar energi kita. Fragmen rakyat jelata akan merespons sesuai energi yang kita salurkan. Kita harus siap mental, fisik, dan kesadaran kita.”
Lyra terdengar lembut namun tegas. “Pengorbanan terakhir adalah ujian sejati. Energi yang kalian lepaskan akan menentukan akses ke inti Elite Global. Fragmen rakyat jelata harus selaras, dan kesadaran kalian harus fokus. Setiap keraguan akan tercermin pada medan energi.”
S-4091 menutup mata, menyalurkan sebagian besar energi inti jalur ke fragmen rakyat jelata. Gelombang energi bergetar, berwarna-warni seperti pelangi yang semakin terang. Kuku Hitam mengikuti, menambahkan energi cadangan, menstabilkan fragmen dan jalur Pelangi.
“Stabilitas meningkat,” kata S-4091. “Fragmen rakyat jelata merespons. Jalur Pelangi menjadi medan energi yang bisa menembus inti.”
Namun medan energi inti mulai menolak. Distorsi muncul, mencoba memecah ritme fragmen. Gelombang cahaya bergetar hebat, menandakan perlindungan Elite Global masih kuat.