Seven Days

ken fauzy
Chapter #18

Bab 18

Ryan menghempaskan tubuhnya di samping Luna yang sedang menikmati malam di belakang rumah..

“Aku sudah kembalikan semua hadiah ke Pedro Kak.”

Luna menoleh, “Tidak ada masalah kan?” tanyanya. Ryan menggeleng, “Dia terlihat kecewa tapi akhirnya dia bisa mengerti.” Luna manggut – manggut, “Terus kerjasamamu dengan Pedro tidak terpengaruh kan?” Ryang menggeleng, “Pedro itu profesional, dia ga pernah mencampurkan urusan pribadi dengan pekerjaan Kak.”

Lunah menghela nafas lega, “Syukurlah.”

“Tapi Pedro tetap berharap sih kalau suatu hari nanti Kakak mau menerimanya…” ujar Ryan, “Dan Papah juga belum tahu Kak, kalau beliau tahu, kayaknya akan marah deh, karena beliau sangat berharap Kakak bisa berlanjut dengan Pedro.”

Luna menghembus nafas, “Pfuuuhh, tidak seharusnya beliau marah, ini hidupku Ryan…lagipula, kalau beliau marah biarin aja, toh ga lama lagi, Kak juga akan pindah dari sini.” Ryan terkejut, “Maksud Kak?”

“Untuk mengejar mimpi dan cita – cita, Kak harus keluar dari kota kecil ini.”

Lihat selengkapnya