Shadow of Treachery

Ang.Rose
Chapter #35

THE HOUSE

“What the hell happened with your car?” Reigha terkejut melihat kondisi dari belakang mobil Franz yang sudah rusak parah.

“Roy mana? Gue udah nyuruh dia nyari tahu tadi.”

“That plate. It was stolen,” ucap Roy yang berteriak dari dalam rumah. “Lo gak papa?”

“Ya, untuk saat ini, si Tama masih di kantornya?”

Andre mengangguk. “Dia masih interogasi Bank IN kayanya, Pak Barni meninggal?”

Franz membuka kulkas lalu mengambil air minum tidak menjawab pertanyaan Andre, Franz hanya terdiam sambil membuka botol air itu dan minum, dia tidak tahu bagaimana caranya untuk meluruskan semua ini sekarang.

Eskalasi yang semakin lama semakin besar, meningkatnya kedatangan internasional, meninggalnya Barni setelah bicara dengannya, mobil yang mengejarnya dengan tendensi untuk membunuh, dan ketika dia mengeluarkan pistol mereka pergi meninggalkan dirinya.

Mungkin niat mereka untuk membuat seperti tabrak lari, tapi ketika melihat how loaded he was, they back out.

“Lo gak mau jawab?” tanya Andre.

“Jujur ya, gue bukannya gak mau jawab, gue rasa gue juga gak punya hak untuk marah sama lo sama siapapun, karena gue yang ambil keputusan untuk ya, ayo kita berjudi dengan hal gila ini.”

“What’s the question then?” tanya Reigha.

“Barni bilang ke gue kalau dialah inisiator awal TRP, ketika Presiden menjabat. Dan lu Rei, gak mau hire Technical Analyst dan nyimpen semua data lu secara fisik.”

“Terus apa hubungannya sama masalah kita sekarang? Gue rasa cara gue nyimpen arsip gak ada urusannya sama kasus ini.”

“Gak ada memang, tapi gue udah bilang sama orang BIN, Wendi Wenlang kalau gue gak suka cara mereka yang terlalu bodoh ngasih tahu lokasi Open Unity ada dimana. Gue juga bilang kalau nanti terjadi sesuatu sama Venice, I’m not her, who decent enough to keep a secret.

“And you want to throw us?” tanya Reigha.

“Do I have to? People already suspect there’s maybe something or someone who pulled out everything.”

“Such as?”

“Such, the twilight murder, the boomer, the MRT project and operation somewhen in between.”

Reigha menarik baju Franz dan membantingnya ke dinding, Franz melawan dan dengan menangkis kedua tangan Reigha lalu memukul perutnya, Reigha pun tak kalah dia mengayunkan kakinya lalu mencoba mendang kepala Franz, namun di tangkis dengan lengannya.

Andre dan Roy tidak bisa memisahkan keduanya, justru malah ikut terkena pukulan dari mereka berdua yang tidak bisa menahan amarahnya masing-masing.

Hal-hal yang disebut oleh Franz adalah operasi rahasia mereka sejak mereka menjadi TRP jika tentang operasi Somewhen in between mungkin memang sudah banyak yang tahu karena itu adalah operasi lama tapi tentang Twilight Murder, the boomer, the MRT project itu adalah operasi baru.

Bagaimana caranya Franz tahu tentang hal itu.

“The Fuck!? Stop it!” teriak sebuah suara dari depan pintu.

Franz dan Reigha berhenti dengan posisi kedua tangan mereka siap melemparkan tinju ke wajah masing-masing.

“Gue pergi cuma beberapa jam lo berdua udah mau saling bunuh? Gila lo berdua?”

Lihat selengkapnya