Blurb
Seperti bunga matahari yang merunduk sebelum benar-benar mekar, Afsheena Shanum Alghani menghabiskan tahun terakhir SMA-nya dengan menunduk pelan—mencari arah di tengah nama besar keluarganya.
Di tengah persahabatan yang menopangnya, perasaan yang tumbuh diam-diam untuk Redho, dan suara-suara dalam kepalanya yang belum berani ia akui sebagai miliknya sendiri, Sheen belajar bahwa menunduk bukan berarti kalah—kadang itu caranya bersiap untuk mekar.
Sebuah kisah tentang keluarga, identitas, dan cinta yang tumbuh diam-diam di antara tanggung jawab dan mimpi.