Sherly Seeker - The Mortal Demon

Eliase Alfarz
Chapter #19

Ketegasan Sang Penyidik Baru

DI HARI YANG SAMA, di saat Sherly sibuk berurusan dengan sang ayah di rumah sakit jiwa. Kini Farraz di kantor kepolisian mulai merasa gugup dengan apa yang ada di hadapannya. Seperti yang sudah dikatakan Sherly sebelumnya, gadis itu memberikan waktu 2 minggu untuk penyelidikan yang ia lakukan. Bukan hal yang sulit, mengingat sebagian besar petunjuk sudah ia dapat dari pembicaraan yang ia lakukan beberapa hari lalu di apartemen milik si genius itu.

Di dalam ruangan sudah terdapat banyak penyidik dari berbagai tim. Bukan hanya anggota Reskrim yang ada di dalam, melainkan perwakilan tim forensik, hingga Sat-Tahti (Satuan Tahanan dan Barang Bukti) juga Si-Tipol (Seksi Teknologi Informasi Polri) pun ada di dalam sana.

Sherly sudah mengatakan padanya, tidak ada satu pun anggota kepolisian yang menyukainya sejak awal. Farraz yang terlalu suci, dia yang terlalu jujur, hingga menolak setiap tugas yang menurutnya tidak jelas. Ada satu polisi yang sama sepertinya, memiliki sikap yang begitu adil dan taat akan hukum. Namun kini nasibnya justru ia dipenjara karena fitnah dengan dalih penyelundupan narkoba. Sherly benar, sejak awal hidupnya tidak akan aman jika tidak mengenal gadis itu.

"Ada satu hal yang membuat kita berdua sangat berbeda, Farraz. Kau adalah orang baik, sedangkan aku tidak. Tapi anehnya, kau takut untuk membela hal yang menurutmu benar. Sedangkan aku, tidak peduli itu benar atau salah, aku akan mengungkap segala hal yang menurutku berguna. Kau takut dengan apa yang ada di hadapanmu, karena itu kau tidak pernah berani maju. Jika kau masih takut, ingat saja aku. Tidak peduli benar atau salah aku akan tetap membela dirimu."

Menghela napas panjang setelah mengingat ucapan Sherly beberapa hari lalu, ia pun tersenyum tipis sembari menggelengkan kepalanya. "Kadang aku heran, Aileen. Kontrak itu mengatakan agar aku tetap diam menjadi bayanganmu. Tapi ucapanmu justru menyuruhku untuk maju agar setara dengan langkahmu. Dasar wanita!" gumamnya dengan kekehan.

Ia pun membuka pintu, tersenyum tipis menyapa ke arah Inspektur Janardana yang sudah duduk di meja depan berhadapan dengan para penyidik lainnya. Para pimpinan Tim yang duduk di kursi yang setara dengan Inspektur Dan pun hanya memberikan tatapan dingin atas sapaannya. Menuju ke mimbar yang berada tak jauh dari meja milik para pimpinan tim berada, Farraz menganggukkan kepalanya ketika Inspektur Janardana melihatnya. Saat itulah pria dengan kepala botak depan itu membuka suara untuk rapat yang mereka adakan.

"Seperti yang sudah aku katakan beberapa hari lalu. Rapat kali ini akan di pimpin oleh anggota top Research Kriminal, Farraz Chanakya. Dia juga orang yang direkomendasikan secara langsung oleh Sherly Seeker itu sendiri. Dengan ini, aku harap rapat berjalan lancar tanpa hambatan untuk 2 jam ke depan!" Seru Inspektur Dan melalui mic yang ada di hadapannya.

"Terima kasih, Inspektur. Saya Farraz Chanakya akan memimpin rapat untuk 2 jam ke depan." Farraz berucap tegas. Gugup? Entah kenapa rasa gugup itu hilang sesaat setelah ia berbicara di hadapan mic. Yang ia rasakan saat ini hanyalah ia yang begitu bersinar tidak peduli orang lain menatapnya tidak suka. Tidak, ia tidak mengatakan 'mohon bantuannya' pada semua orang dalam ruangan. Pada dasarnya, mereka tidak membantu apa pun selain mencatat data yang sudah ia berikan sejak penyelidikan dimulai.

"Rapat akan dimulai dengan timeline kejadian yang akan dijelaskan oleh rekan Bagus. Silakan!" seru Farraz lagi, menatap pemuda yang kini berdiri setelah ia memanggil namanya.

"Saya Bagus, anggota yang bertanggungjawab menyusun timeline dari insiden yang akan kita bahas. Insiden pembunuhan keluarga menteri yakni Bapak Ganendra, dicurigai bermula pada saat listrik padam di rumah beliau pada jam 9 malam. Api kecil mulai terlihat di TKP tepat pada jam 10.23. Di antara jam tersebut merupakan saat di mana pelaku dengan mudah membunuh para korban. Saksi pertama melaporkan kebakaran pada jam 11 tepat. Saat itu api sudah sangat sulit dipadamkan. Mobil pemadam baru datang setelah 1 jam laporan dibuat," jelasnya.

Lihat selengkapnya