DDA-DDA-DDA-DDA-DDA!
Dua unit Gatling Combat Drones memuntahkan ribuan butir amunisi kaliber 7.62mm secara beruntun! Kilatan lidah api merah membara melintasi kegelapan katedral bawah tanah, menyapu seluruh sudut panggung utama. Serangan badai timah membara itu menderu lurus menuju posisi Sarah yang sedang tertunduk memproses pengunduhan data server induk.
"Arka!" jerit Sarah tanpa sempat berpaling dari layar komputer portabelnya.
VRRRRRR-BOOOOM!
Arka menerjang maju dan menghantamkan telapak tangan kirinya lurus ke udara! Kunci Tembaga memancarkan gelombang perisai magnetik Obsidian Emas Purba seluas lima meter. Ribuan peluru baja menghantam perisai transparan tersebut, terpental hancur menjadi percikan tembaga cair membara sebelum sempat menyentuh tubuh Sarah.
"Gue nggak akan biarkan satu peluru pun menyentuhmu, Sarah!" raung Arka dengan napas menderu.
Dengan satu hentakan kaki yang memecahkan ubin baja bawah tanah, Arka melompat tinggi ke udara. Ia memutar tubuhnya di udara, menarik daya listrik tegangan tinggi dari dinding rak-rak server raksasa di sekelilingnya, lalu menembakkan dua jarum petir kejut magnetik lurus ke arah turbin kedua robot tempur tersebut.
SPARKKK! BZZZZZZT-EXPLODE!
Dua drone tempur bernilai miliaran rupiah itu bergetar hebat di udara sebelum meledak dahsyat menjadi kembang api baja. Reruntuhan turbin bernyalanya jatuh tersungkur membentur panggung kaca tempat Dharmawan Soerjo berdiri, meretakkan medan barikade pelindung transparan hingga pecah berkeping-keping.
SZZZZT!
Di saat bersamaan, layar monitor portabel Sarah berkedip hijau terang dengan bunyi bip nyaring berulang kali yang memecah ketegangan.
[PENGUNDUHAN MASTER LEDGER TABUT HITAM: 100% SELESAI]
[MENGUNGGAH BUKTI KE DUA RATUS SATELIT PUBLIC CLOUD GLOBAL...]