Siaran Khusus Kamar 304

kholid alamsyah
Chapter #43

KEBANGKITAN CORE GENERATOR

CRASH-BOOOM!

Runtuhan pilar batu purba membubung dalam debu dan puing-puing saat Vance bangkit berdiri dari reruntuhan. Armor besi hitamnya retak parah di bagian dada, memercikkan arus pendek listrik dan asap tipis, namun mata mekanis merahnya membara semakin liar dan gila.

"Kau mengira kekuatan fisik konyolmu sanggup menghentikan proses pengurasan ini, Arka?!" raung Vance dengan suara parau bercampur tawa maniak yang mengerikan.

Dengan sisa tenaga mekanisnya, Vance menghantamkan intan Obsidian Hitam di genggamannya tepat ke atas konsol mezanin altar utama di tengah katedral! Altar batu obsidian raksasa itu bergetar hebat, memancarkan urat-urat cahaya ungu beracun yang merambat cepat bagai kilat, menelusuri seluruh relief dinding dan lantai piramida bawah laut!

KRRRRRRK-BRRRRRRR!

Lantai katedral berguncang dahsyat! Retakan-retakan besar tercipta di sepanjang struktur dasar Palung Banda. Air laut di luar medan energi mulai menggelegak membara, memicu gelombang mikro-gempa vulkanik yang merambat cepat ke permukaan samudra.

BZZZZT!

"Arka! Bahaya besar!" jerit suara Sarah melalui radio komunikator mikro, terdengar bersaing tegang dengan raungan sirene KM Samudra Nusantara. "Pemindai seismik mencatat frekuensi gempa di dasar Palung Banda meningkat drastis hingga 7.8 Skala Richter! Vance menaikkan kapasitas pengurasan Core Generator ke batas kritis! Kalau energi Atlantis bawah laut ini meledak secara paksa, gelombang tsunami raksasa setinggi lima puluh meter akan menyapu seluruh pesisir timur Indonesia dalam waktu kurang dari tiga puluh menit!"

Lihat selengkapnya