Siaran Khusus Kamar 304

kholid alamsyah
Chapter #48

JANTUNG PALUNG MARIANA

GLUB-GLUB-GLUB!

Kegelapan abadi menelan tubuh Arka saat pria itu meluncur cepat menembus kedalaman empat ribu, delapan ribu, hingga melampaui sepuluh ribu meter di bawah permukaan Samudra Pasifik. Di kedalaman Hadalpelagic Palung Mariana titik paling dalam dan mematikan di muka bumi tekanan hidrostatik gila-gilaan sebesar 1.100 atmosfer mengintai untuk meremukkan zat apa pun menjadi debu atom dalam hitungan milidetik.

Namun, pendar Serigala Pirus di lengan kiri Arka menyala dalam wujud kepompong perisai magnetik pirus-keemasan. Perisai itu tidak hanya membiaskan tekanan ekstrem samudra, tetapi juga memanaskan air es bersuhu mendekati titik beku di sekitarnya.

Di dasar jurang Challenger Deep yang gelap gulita, membentang sebuah struktur kuno raksasa yang belum pernah tersentuh oleh peradaban manusia modern: Candi Pasak Ketiga Sundaland. Bangunan batu obsidian raksasa itu dipenuhi relief melingkar yang memancarkan pendar energi hidro-vulkanik.

Namun, kedamaian purba tempat itu telah dinodai.

Di atas pelataran candi, berlabuh sebuah kapal induk selam raksasa milik Aegis Syndicate Aegis Leviathan Prime setinggi tiga ratus meter. Gurita-gurita mekanis bertulang baja raksasa milik Aegis sedang menancapkan bor energi termal langsung ke dalam inti Pasak Ketiga, menyedot paksa daya murni dari pilar bumi tersebut.

BZZZZZZT-KRRRRAKH!

Urat-urat energi ungu-merah beracun terpancar dari bor mekanis Aegis, menginfeksi relief-relief batu purba dan memicu retakan tektonik yang memuntahkan magma cair di dasar palung!

BZZZZT-CRACKLE!

Lihat selengkapnya