"Pak Arya tidak masuk lagi, ya Bang. Tanya atasan nya pada Satpam?" Saat baru sampai turun dari mobil depan kantor nya, Gemilang property Residance.
"Kemarin di hubungi katanya sedang survey lokasi baru, Pak!"
Baru masuk ruang kerjanya atasan nya mendatangi Satpam nya lagi, menyuruh mendatangi Arya agar masuk kantor. Atasan nya mau minta laporan hasil penjualan yang bermasalah.
Tidak apa apa, tidak masuk Bang Koko hari ini boleh istirahat. Saya butuh Pak Arya.
"Handphone nya saya telepon tidak aktif apa masih tidur, apa di lapangan?"
Bang Koko, jauh harus bolak balik Jakarta Serang mengendarai motor, diapun dilarang masuk, jaga pos Satpam hari itu.
Satpam pos lengang hari itu, tanpa penjaga. Koko pulang untuk ke rumah Arya, di suruh atasannya. Dia pun harus cepat membawa motornya agar cepat sampai. Untung nya siang jalan menuju Serang sepi pengendara.
Tok tok tok...
"Permisi."
Huah, dia bangun dan membuka tirai jendela kamar nya.
Arya membuka selimut nya dan benar dia masih tidur mendengkur di atas kasur, sudah siang. Terlelap tidur.
"Ada suara mengetuk pintu, siapa nih?" Dia keluar kamar membasuh muka untuk menemui tamu nya.
Pak, suruh ke kantor sekarang perintah atasan. Harus hari ini, Pak Gemilang menunggu nya.
Arya bersiap siap untuk masuk kantornya. Sebenarnya dia pekerja keras, hanya saja dia punya penyakit bawaan, doyan wanita tidak pandai menjaga diri, selalu berganti teman kencan.